Pagatan (MAN Tanbu) – Pada penghujung kegiatan Asesmen Madrasah (AM) Tahun 2023, siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri Tanah Bumbu (MAN Tanbu) dari kelas XII IPA mempresentasikan produk handmade yang mereka buat sebagai salah satu penilaian praktik mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan, Selasa (21/03/23) di ruang ujian.
Dipraktik tersebut, siswa dibagi ke dalam lima kelompok. Di mana masing-masing kelompok diberi kebebasan untuk membuat kerajinan tangan berbahan dasar barang bekas dengan menambahkan unsur-unsur kearifan lokal.
Dua kelompok laki-laki membuat rak sepatu dari bahan bambu. Sedangkan tiga kelompok perempuan membuat kotak tissue, rak susun, dan rak gantung dari bahan karton dan jeriken bekas.
Penilaian meliputi kreativitas, nilai guna, serta kekuatan produk tersebut. Selain itu, kemampuan presentasi kelompok juga menjadi nilai tambah. Semua produk di buat di rumah siswa, sedangkan jadwal penilaian lebih berfokus pada kemampuan kelompok dalam menjabarkan keunggulan produk yang telah mereka buat.
Yahdi Nafasa, S.Pd. menjabarkan tujuan dari kegiatan praktik ini. “Pada hari ini kami telah menyelesaikan presentasi produk kerajinan tangan dari bahan bekas dengan menambahkan unsur kearifan lokal. Tujuannya, selain mengambil nilai ujian, juga untuk mengasah kreativitas mereka,” tuturnya.
Tujuan serupa juga diungkapkan Anisa Ramadhana salah seorang siswa dari kelompok 5. “Kami dari kelompok lima, baru saja mempresentasikan produk kami, yaitu rak susun berbahan baku jeriken bekas. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengasah kreativitas,” ungkapnya.
Penulis : Rach
Foto : Rach
Editor / Redaktur : yanti
Berita ini telah diterbitkan di website Kanwil Kemenag Kalsel:https://kalsel.kemenag.go.id/berita/577082/Praktik-PKWU-Siswa-MAN-Tanah-B