
Pagatan (MAN Tanbu) – Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Madrasah Aliyah Negeri Tanah Bumbu (MAN Tanbu) membuat produk herbal berupa serbuk instan jahe merah dari tanaman toga yang berada di sekitar madrasah, Sabtu (18/03/23) di halaman madrasah.
Kegiatan eksperimen ini dilaksanakan guna mengasah kreativitas dan inovasi para siswa untuk membuat terobosan-terobosan baru dalam bidang sains. Sehingga bisa menghasilkan produk-produk olahan yang bermanfaat.
Nursifa Meli Yanti, salah seorang anggota KIR menuturkan secara detail proses pembuatan serbuk jahe instan ini. “Pertama-tama jahe dibersihkan, kemudian digiling dan diperas menggunakan saringan guna memisahkan sari jahe dan ampasnya. Sari jahe tersebut kemudian dicampur dengan gula dengan perbandingan 1:1. Setelah itu, campuran jahe dan gula dimasak di dalam wajan sampai mengering dan mengkristal. Agar tetap kering, serbuk jahe disimpan di tempat kering dan kedap air,” terangnya.
Kuratulaini, anggota KIR dari kelas yang sama, mengungkapkan kesannya pada eksperimen ini. “Kami sangat senang mengikuti praktik ini karena kami bisa memanfaatkan bahan yang ada di sekitar madrasah untuk diolah menjadi produk yang enak dan mudah dikonsumsi,” ungkapnya.
Serbuk jahe instan merupakan produk olahan dari rimpang jahe yang diracik dengan rempah-rempah lainnya. Dengan bentuk serbuk, pengonsumsiannya akan lebih praktis dan bisa dinikmati dengan minuman lainnya, seperti kopi, susu, dan teh.
Manfaat yang terkandung di dalam jahe pun sangat banyak. Kandungan anti-koagulan yang ada di dalam jahe berguna untuk mengobati batuk, menghilangkan lelah, serta untuk menghangatkan tubuh.
Penulis : Rach
Foto : Nisa
Editor / Redaktur : yanti
Berita ini telah diterbitkan di website Kanwil Kemenag Kalsel:https://kalsel.kemenag.go.id/berita/576997/KIR-MAN-Tanah-Bumbu-Olah-Tanam