Pagatan (MAN Tanbu) – Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan terobosan baru dalam memanfaatkan tanaman toga yang tersedia di lingkungan madrasah menjadi sebuah produk yaitu sabun herbal, Rabu (01/03/23) di Laboratorium IPA.
Salah satu produk yang berhasil dibuat adalah sabun herbal berbahan dasar lidah buaya. Pembuatannya dilakukan secara berkelompok, dimulai dari pengumpulan bahan, pengolahan serta proses pembekuan.
Tanaman lidah buaya dipilih sebagai bahan baku karena kaya akan antioksidan, kolagen, dan elastin yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit, agar tetap tampak lembab, bersih dan segar.
Guru pembimbing Norhayatunnisa, S.Pd menuturkan harapannya setelah kegiatan praktek selesai agar para siswa selalu termotivasi untuk mencoba hal-hal baru yang inovatif dan bermanfaat. “Hari ini kami mengolah salah satu tanaman toga yang tersedia di madrasah kami yaitu Aloe Vera menjadi sebuah sabun herbal,” ujarnya.
Dava Putra Erlangga salah satu anggota KIR mengungkapkan pengalamannya dalam eksperimen ini. “Saya mendapatkan pengalaman baru dalam kegiatan praktik hari ini. Kami bekerja sama membuat sabun herbal yang siap pakai,” ungkapnya.
KIR merupakan salah satu ekstrakurikuler madrasah yang selama ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan bakat keilmuan khususnya bidang sains. Sehingga diharapkan bisa menciptakan inovasi-inovasi yang terus dikembangkan dan memberikan banyak manfaat.
Penulis : Rach
Foto : Rach
Editor / Redaktur : yanti
Berita ini telah diterbitkan di website Kanwil Kemenag Kalsel: https://kalsel.kemenag.go.id/berita/576005/KIR-MAN-Tanah-Bumbu-Berinovasi